Gary Neville Pernah Sangsi Premier League Dapat Diteruskan, Mengapa?

Posted on


Legenda Manchester United Gary Neville mengutarakan dianya pernah berasa sangsi pertandingan Premier League bisa diteruskan sebab minimnya komunikasi serta kepemimpinan di Inggris.

Pertandingan Premier League telah disetop semenjak bulan Maret kemarin. Pasalnya epidemi virus corona menghajar negara itu dengan kronis.

Pernah ada tekanan supaya liga disetop. Tetapi di lain sisi ada pula faksi yang mengharap tersisa pertandingan musim 2019-20 ini dilanjutkan.

Selanjutnya sesudah lewat beberapa proses, termasuk juga beberapa tatap muka dengan beberapa stakeholder, faksi Premier League pastikan liga dapat diadakan lagi per 17 Juni 2020.

Fakta Neville Sangsi

Gary Neville awalannya berasa optimistis pertandingan Premier League akan diteruskan lagi. Tetapi bekas bek tim nasional Inggris ini selanjutnya berasa pesimis.

“Pada babak awal, saya pikirkan Premier League akan kembali lagi – saya 100 % percaya. Dan seputar empat atau lima pekan kemarin, minimnya komunikasi serta minimnya kepemimpinan saya berasa menyangsikan segala hal. Negara ini ada di puncaknya [dalam epidemi] pada saat itu,” katanya pada The Football Show.

Neville selanjutnya memberikan tambahan diputarnya lagi Premier League tidak terlepas dari dari apakah yang dipertontonkan oleh mitra mereka di pertandingan Bundesliga. Menurut dia hal tersebut mengorbitkan keyakinan diri beberapa aktor sepak bola di Inggris.

“Saya masih, di pikiran saya, mengharap serta berdoa semua sesuatunya berjalan dengan aman lewat proses. Kita belum keluar dari saat-saat susah, tetapi ini ialah peristiwa besar. Bundesliga sudah menolong dalam soal memberi keyakinan pada beberapa pemain, manager serta Premier League,” katanya.

Carragher yang Semangat

Disamping itu mitra Gary Neville yaitu Jamie Carragher, akui semangat lihat Premier League bisa diadakan lagi. Tetapi legenda Liverpool ini akui dia pernah berasa pesimis liga bisa diteruskan lagi.

“Saya benar-benar suka karena itu. Ini kemungkinan seperti dalam banyak hal saat musim diawali kembali lagi, saat kita berlibur musim panas. Saya pikirkan kita ada di kapal yang sama, kita menyukai sepak bola kita, serta itu akan sama untuk banyak beberapa orang di semua negeri, serta itu memberikan Anda sedikit keceriaan serta semangat jika liga akan kembali lagi,” serunya.

“Di saat yang lain saat kita tidak ada sepak bola, saya berasa percaya pertandingan akan diteruskan serta di saat lain saya berasa itu tidak berlangsung. Beberapa hal yang lain tiap hari banyak muncul di saat yang lain serta ada permasalahan yang lain dibawa ke Premier League, baik dari club yang lain atau yang pasti permasalahan keamanan, serta rasa-rasanya seperti pekerjaan besar untuk menangani semua halangan,” pungkas Carragher.

(Sky sports)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *