Gasperini, Otak di Balik Pergerakan Tidak Terhentikan Atalanta

Posted on

Bergamo – Gian Piero Gasperini jadi otak dibalik pergerakan tidak terhentikan Atalanta pada musim ini. Dia dengan cerdas membuat team dari pemain yang tidak memiliki label bintang.
Atalanta masih tidak tertahan di Serie A musim ini selesai menaklukkan Brescia 6-2 di Gewiss Stadium, Rabu (15/7/2020) pagi hari. Kemenangan itu membuat La Dea menyerobot ke rangking ke-2 dengan 70 point. Mereka tertaut enam angka dari Juventus di pucuk klasemen.

Mereka mencatatkan catatan yang mengagumkan dengan tidak terkalahkan dalam 16 laga paling akhir. Atalanta tampil demikian subur dengan Serie A dengan sudah mengepak 93 gol.

Kegemilangan Atalanta tidak sebatas di Serie A, mereka dapat tampil mengagetkan di Liga Champions. Team asal Bergamo ini sukses tembus babak perempat final serta akan bertemu dengan Paris Saint Germain.

Otak dibalik perform mengagumkan Atalanta pada musim ini ialah si juru strategi, Gian Piero Gasperini. Dia dapat mentransformasi Atalanta jadi team yang kompak semenjak dipilih untuk pelatih Atalanta pada 2016.

Kerjasama Gasperini dengan beberapa direksi membuat Atalanta cerdas dalam mengambil pemain di bursa transfer. Ini membuat Atalanta dapat bercahaya tanpa ada pemain dengan status bintang.

Berdasar data CIES Football Observatory, tim Atalanta sekarang ini berharga 93 juta euro. Nilai tim mereka lebih rendah dari Sampdoria yang ada di tempat ke-15. Il Samp punyai tim berharga 120 juta euro,

Nilai pemain Atalanta serta tertaut demikian jauh dengan saingan mereka di papan atas Serie A musim ini, Juventus serta Inter. Pasukan Juventus berharga 719 juta euro, sedang Inter punyai nilai 364 juta euro.

Atalanta memang populer mempunyai salah satunya akademi yang terbaik di Italia. Lumrah jika produk akademi mereka jadi sasaran beberapa klub besar Italia.

Kecerdikan Gasperini dalam membuat tim Atalanta nampak di sini. Atalanta melepas produk akademi mereka pada harga mahal, lalu beli pemain murah sebagai pilar teamnya sekarang ini.

Lima Pemasaran Paling mahal Atalanta di Bawah Gasperini:

1. Dejan Kulusevski ke Juventus for 35 juta euro (2019-20)

2. Alessandro Bastoni ke Inter for 31,1 euro (2017-18)

3. Franck Kessie ke Milan for 24 juta euro (2019-20)

3. Andrea Conti ke Milan ke 24 juta euro (2017-18)

5. Roberto Gagliardini ke Inter ke 20,5 juta euro (2017-18)

Lima Pembelian Paling mahal Atalanta di Bawah Gasperini

1. Duvan Zapata dari Sampdoria 26 juta euro (2019-20)

2. Luis Muriel dari Sevilla 15 juta euro (2019-20)

3. Ruslan Malinovskiy dari KRC Genk 13,7 juta (2019-20)

4. Marten de Roon dari Middlesbrough 13,5 juta euro (2017-18)

5. Davide Bettella dari Inter 7 juta euro (2018-19)

Terkecuali Bettella, empat perekrutan paling mahal di masa Gasperini ialah pilar penting Atalanta sekarang ini. Zapata serta Muriel jadi mesin pencetak gol Atalanta pada musim ini dengan mencatatkan semasing 17 gol serta 18 gol.

Sesaat, Malinovskiy serta De Roon adalah jagoan di baris tengah. Belum juga, pilar-pilar Atalanta yang lain yang diambil murah di masa Gasperini seperti Timothy Castagne (6,5 juta euro dari KRC Genk) serta Josip Ilicic (5,7 juta euro dari Palermo).

Di bawah Gasperini, Atalanta tidak sebatas untung di bursa transfer. Tetapi, masih dapat berprestasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *